Jawa Barat - Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat, Kompol Amirul Hakim, mengatakan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA) dan 3D Scanner untuk memetakan titik tumbukan dan arah benturan.
“Alat analisis ini membantu kami merekonstruksi pergerakan kendaraan sebelum tabrakan terjadi sehingga penyebab kecelakaan bisa tergambar jelas,” ujar Amirul.
Polisi juga menelusuri rekaman kamera CCTV dan memeriksa saksi-saksi yang berada di dalam maupun sekitar kendaraan.
Dari temuan awal, kecelakaan terjadi ketika Bus Agra Mas menabrak bagian belakang Bus Sinar Jaya, lalu Sinar Jaya terdorong dan menghantam minibus Gran Max di depannya.
Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Muthia Khansa Nurwajiya, membenarkan bahwa tiga kendaraan besar itu terlibat secara beruntun.
“Bus Agra Mas dengan nomor polisi B 7654 KGA berada di posisi paling belakang sebelum menabrak kendaraan di depannya,” jelasnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami apakah kecelakaan dipicu human error, gangguan teknis, atau faktor lain. Jejak pengereman juga menjadi salah satu fokus penyelidikan.
“Semua kemungkinan terbuka. Kami memeriksa kondisi kendaraan, kecepatan, hingga faktor kelelahan pengemudi,” tambah Amirul. (bal)
Ilustrasi Indetifikasi Penyebab Kecelakaan Tol Cipali 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!