Surabaya, — Upaya mitigasi longsor di Banjarnegara kembali diperkuat setelah BMKG memprakirakan hujan ringan masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan. BNPB pun meningkatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko longsor susulan.
BMKG melaporkan sejumlah kecamatan akan mengalami hujan ringan pada sore hingga malam hari, dengan suhu 20–28°C dan kelembapan 67–96%. Kondisi ini dinilai dapat membuat tanah cepat jenuh air dan memicu pergerakan tanah di area perbukitan.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa rekayasa cuaca dilakukan untuk mengurangi potensi hujan deras yang bisa menghambat pencarian korban.
“Tingkat kerawanan longsor tidak berubah tanpa perbaikan lingkungan. Kalau historisnya pernah terjadi, kemungkinan akan terulang lagi seperti yang saat ini terjadi,” ujarnya.
Hingga Senin (17/11), BNPB melaporkan 27 warga masih hilang dan 660 jiwa mengungsi ke Kantor Kecamatan Pandanarum setelah longsor besar melanda Desa Situkung pada Sabtu (15/11). Longsor terjadi setelah hujan sejak siang hari membuat tanah gembur tidak mampu menahan tekanan air.
BMKG mengimbau warga yang tinggal di lereng dan dekat tebing untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Kemudian peningkatan OMC juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko longsor lanjutan sekaligus memperlancar proses pencarian warga yang belum ditemukan. (me)
Ilustrasi BMKG Prediksi Hujan Berlanjut 












Komentar
Tuliskan Komentar Anda!